Momen dan Lagu

Tiap episode hidup itu, punya rasanya masing2.. Iya gak sih? Rasa saat masih belum sekolah, masa sekolah dasar, masa SMP, SMA, kuliah, kerja, dan seterusnya.

Di tiap2 episode hidup, ada kenangan dengan rasa yg berbeda. Tema blog kali ini ingin ngepoin anggota arisan ttg apa lagu yg bikin kmu inget ttg episode hidup kmu, gtu bukan ya mksdnya mb fieth? Hehe

Feeling * gambar dari sini

Baiklah.. Ini cerita saya.

Satu:
Hal yg menyenangkan hati, byk sekali bahkan kalau kita bermimpi, sekarang ganti baju, agar menarik hati ayo kita mencari teman.

Di dunia ini, semua hal bisa terjadi, dan apa yg akan terjadi, kita tak akan pernah mengetahui, marilah kita hadapi, pasti ada jalan keluar, hari ini entah siapa yg kan bahagiaaa...

Dua lagu itu, selalu berhasil menarik saya ke suatu pagi tatkala nasi goreng buatan ibu sudah rapi di depan TV... Kluarga sederhana kami memang tdk biasa makan di meja makan. Sengaja TV disetel keras2 utk membangunkan  saya beserta swdra kembar saya demi brsedia bangun diemeng2i tontonan kesukaan hingga siang. Bahagia. Sambil disuapi ibu utk makan, sarapan di Minggu pagi selalu terasa istimewa.

Dua:
Hitoshi...Hitoshi omoidassba, subete wakatte ita, ku ga shite ita no ni, iroaseta kotobawa boku no sugu soba ni oite atta.

Kotae No Denai yoru to, hitohira ni nukumori to, Haruka kanata No akogare to, tada sore dake o kurikaeshi boku wa ikite iru.

Kini ryoute ni kakaete iru mono toki No shizuku, sotto nigirishimete wasureta kioku, nakushita kotoba... (Naruto, nakushita kotoba)

Ini lagu selanjutnya yg ga pake lama, lgsg buat saya melow gimnaaa gitu. Gimana enggak, lagu ini entah kenapa selalu terngiang sepanjang perjalanan dr rumah ke kosan pada tahun pertama kuliah D3 dulu. Adalah kali pertama bagi saya berjauhan dengan keluarga. Berat. Ga ada lagi ibu, ayah, swdra kembar dan adik saya yg bs setiap saat saya temui. Pdhal hanya sepekan sekali aja, saya berpisah dg mereka, alias tiap Minggu pulang, hihi. Daaan entah knp perasaan itu ckup lama singgah, ditemani sayup2 lagu itu yg ga brhenti trngiang sepanjang perjalanan brgkat ke kosan. Haha

Tiga:
Ini yg paling spesial.
Adalah setiap Ramadhan, saat kecil dulu. Saya bersama ayah, ibu, dan keempat swdra saya duduk rapi selepas sholat subuh. Seperti hari2 Ramadhan biasanya, ayah mulai memberikan hafalan surah pendek. Kala itu, surah pilihannya adalah Al Balad. Menjadi hal yg sunnah utk memperindah bacaan Al quran. Surah Al Balad yg sedari kecil sdh diajarkan hingga kini membekas. Saya masih bisa mengikuti bgaimana ayah membawakan (me-lagu-kan) surah tsb hingga kini. Indah dan berkesan. Tanpa keluar dr hukum bacaan.

Maka, diantara kesemuanya, hanya Al Quran yg benar2 menentramkan.  Sebagus dan seenak apapun lagu yg paling kita suka. Tidak ada yg bs menandingi nikmatnya membaca dan mendengarkan Al quran. Dan ayah saya berhasil melakukannya: menjadikan Al quran sebagai bagian hidup yg paling berkesan hingga kini. Maka, tiap kali Ramadhan, ada surah Al Balad yg membersamai kenangan saat kluarga kami masih lengkap di bawah atap dan langit yg sama.


Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penyembuh dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang dzalim selain kerugian.” (Al-Isra’: 82)

6 celoteh:

  1. waaah Nakushita Kotoba.. itu soundtrack Naruto kesukaan gw juga :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. niwak, fokus pada yang ketiga! :3

      Delete
    2. Haha iya mbak niw, emang enak sih lagunya **

      Mb yessi, paham bgt deh :*

      Delete
  2. yang pertama itu lagu apa sik?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masak ga tau sih mbak? Beda jaman ya kita, haha
      Itu soundtrack-nya chibi Maruko chan sama Kobo Chan :D

      Delete
  3. uwoww Maruko and Kobo chan.. aku sukak jugaaa..

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...