Sungguh, Bahagia itu Sederhana



Setiap kita ingin selalu merasa bahagia.
Bahagia, yang hanya dapat dirasa oleh hati, sayangnya tak selalu bisa membersamai.
Padahal, bahagia itu sederhana sekali.


Tak jarang ia hadir dalam senyum dan sapa ramah sederhana, 
wajah-wajah ceria, serta sambutan hangat, 
yang sering kali luput kita rasa,
oleh karena memaknai hanya sebatas usaha "basa-basi"


Bukan, ini jelas bukanlah masalah kondisi di luar kita. 
Ini hanya perkara salah memaknai rasa.


Sungguh, terkadang bahagia sulit hadir karena kita yang tak hendak menyambutnya. 
Menutup pintu hati terlalu rapat, untuk sekedar menghargai.
Atau berusaha menghadirkan baik sangka yang hanya setengah hati.


Padahal sungguh, bahagia itu sederhana sekali,
Ia hanya masalah persepsi.
Sangkaan baik kita, kepada Robbul Izzati,
atas hidup yang kita jalani,
dan orang-orang yang membersamai kita.


Belumkah kau temukan ia?
Cobalah kau cari lebih teliti
Barang kali ia hanya bersembunyi dalam khusyuk sholatmu, 
dalam doa-doa tulusmu, 
dalam sujud-sujud panjangmu, 
dalam ikhtiarmu,
dalam tawamu,
atau bahkan tangismu


Jangan salah kawan, 
barangkali ia hanya ingin kita temukan..


ya, 
dalam iman di hatimu..


=00=
Percaya, Syukur dan Berbahagialah :)

3 celoteh:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...